Sering Langsung Rebahan Setelah Makan? Hati-Hati Jebakan GERD!

-
Jangan Biarkan Kebiasaan Buruk Merusak Momen Puasa dan Aktivitasmu.
Bahaya "Food-Coma" & Rebahan Setelah Makan
Banyak dari kita yang merasa mengantuk setelah makan kenyang, lalu memutuskan untuk langsung berbaring. Padahal, ini adalah jebakan GERD paling klasik.
  • Asam Lambung Naik: Saat berbaring, posisi lambung dan kerongkongan menjadi sejajar. Hal ini memudahkan asam lambung yang harusnya mengolah makanan malah naik ke atas.
  • Gejala Tak Tertahankan: Inilah penyebab utama dada terasa panas (heartburn), mual, hingga muncul rasa pahit di tenggorokan yang sangat mengganggu.

Bagi pejuang GERD yang punya mobilitas tinggi, keluhan ini bukan sekadar rasa tidak nyaman, tapi juga penghambat produktivitas:
  • Kerja Menjadi Tidak Fokus: Sensasi begah dan mual membuat konsentrasi pecah.
  • Lupa Aturan Makan: Kesibukan kerja seringkali membuat kita lupa menjaga pola makan yang benar.
  • Kecemasan Saat Makan: Muncul rasa takut setiap kali ingin mencoba makanan baru atau kulineran bersama teman.
Penyebab Utama GERD
GERD terjadi akibat melemahnya katup antara kerongkongan dan lambung, yang dipicu oleh beberapa faktor berikut:
  • Perut Kosong Terlalu Lama: Saat berpuasa, lambung yang tidak terisi lebih dari 12 jam dapat meningkatkan tekanan gas dan asam di dalam perut.
  • Kebiasaan Langsung Rebahan: Tidur atau berbaring segera setelah makan merupakan kesalahan klasik yang membuat asam lambung naik kembali ke kerongkongan karena hilangnya bantuan gravitasi.
  • Pola Makan yang Salah: Mengonsumsi makanan dalam porsi besar secara terburu-buru, atau memilih menu yang tinggi lemak, pedas, bersantan, dan terlalu manis saat perut kosong.
  • Faktor Gaya Hidup: Pola makan tidak teratur serta tingkat stres atau kecemasan (anxiety) yang tinggi dapat memicu produksi asam lambung berlebih.

Gejala Umum GERD

Gejala GERD seringkali lebih intens dibandingkan maag biasa dan dapat mengganggu aktivitas harian:
  • Sensasi Terbakar (Heartburn): Rasa panas yang membakar di area dada hingga ke tenggorokan, sering muncul setelah berbuka atau sahur.
  • Reflux (Mulut Pahit/Asam): Cairan lambung yang naik ke pangkal tenggorokan sehingga menimbulkan rasa pahit atau asam di mulut.
  • Sesak Napas & Kecemasan: Rasa tidak nyaman di dada yang seringkali memicu sesak napas dan perasaan cemas berlebih atau overthinking.
  • Mual dan Perut Begah: Perasaan penuh di perut bagian atas yang seringkali disertai rasa mual, yang dapat menghilangkan nafsu makan.
-
Bagaimana cara merawatnya? Rawat lambung dari sekarang dengan rutin mengonsumsi Madu Vitagerd
-
-
-
-
-

Madu Vitagerd Telah Diliput Media Kesehatan Nasional & Terbukti dengan ribuan testimoni, diantaranya :

-
-
-
-
-
-
-
-
Disclaimer: Hasil setiap orang berbeda-beda tegantung kondisi tubuh yang mempengaruhinya. Ikuti anjuran konsumsi, jaga pola hidup dan makan anda agar medapatkan hasil yang lebih maksimal.

Harga Promo Madu Vitagerd

-
Penawaran spesial hanya untuk anda. Coba dulu 1 botol dan rasakan khasiatnya! Saatnya anda yang buktikan, promo ini tidak datang 2 kali, khusus untuk anda & hanya hari ini saja!
-
-