Ibadah Puasa Jadi Tenang, Tanpa Takut Asam Lambung Menyerang

-

Pernah Merasakan Ini Saat Berpuasa?

  • Perut Begah & Kembung setelah berbuka karena langsung makan banyak.
  • Ulu Hati Perih saat siang hari karena lambung kosong terlalu lama.
  • Mual & Mulut Pahit saat bangun sahur, bikin malas makan.
  • Dada Terasa Panas (Heartburn) yang bikin sujud saat tarawih jadi tidak nyaman.

Kenapa Gerd Sering "Ngamuk" Saat Puasa?

Saat puasa, lambung kita kosong selama 13 jam lebih. Tanpa makanan yang diproses, cairan asam lambung bisa mengiritasi dinding lambung yang sensitif. Apalagi kalau pas buka puasa kita langsung "balas dendam" dengan gorengan dan es kopi. Akibatnya? Pintu otomatis (katup) lambung letoy, dan asam naik ke dada!

Strategi Berpuasa Untuk Penderita Gerd

Biasanya pintu otomatis itu jadi letoy karena beberapa kebiasaan:

  1. Jangan Pernah Melewatkan Sahur Sahur adalah pondasi agar lambung tidak kosong terlalu lama. Melewatkan sahur akan membuat jeda waktu lambung kosong menjadi sangat panjang, yang bisa memicu produksi asam lambung berlebih dan menyebabkan perih luar biasa di siang hari.
  2. Hindari "Balas Dendam" Saat Berbuka Saat bedug magrib tiba, hindari langsung memakan porsi besar. Makan terlalu banyak secara mendadak akan membuat lambung kaget dan memberikan tekanan besar pada katup kerongkongan, yang akhirnya memicu gejala GERD (asam naik ke dada). Mulailah dengan takjil ringan terlebih dahulu.
  3. Hindari Makanan "Pemicu" (Gorengan & Pedas) Gorengan mengandung lemak tinggi yang sulit dicerna dan bisa melonggarkan katup lambung. Begitu juga dengan makanan pedas atau asam yang bisa mengiritasi dinding lambung. Selama puasa, prioritaskan makanan yang diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang.
  4. Atur Posisi Tidur Setelah Makan Seringkali kita merasa sangat mengantuk setelah sahur. Namun, langsung tidur setelah makan adalah "lampu hijau" bagi asam lambung untuk naik ke kerongkongan karena hilangnya gaya gravitasi. Tunggu minimal 2 jam setelah makan jika ingin berbaring kembali.
  5. Kelola Stres Selama Berpuasa Puasa bukan hanya menahan lapar, tapi juga emosi. Stres atau kecemasan yang meningkat selama puasa dapat merangsang saraf untuk memproduksi asam lambung lebih banyak. Manfaatkan waktu puasa untuk lebih rileks dan tenang.
  6. Rutin Mengonsumsi Herbal Pendamping Lengkapi perlindungan lambung dengan mengonsumsi herbal alami seperti jahe, kunyit, atau madu yang diformulasikan khusus untuk maag dan GERD. Mengonsumsi herbal saat sahur membantu menenangkan dinding lambung seharian, dan saat berbuka membantu menetralkan kelebihan asam setelah lambung bekerja kembali. Herbal bekerja secara alami memperbaiki lapisan pelindung lambung tanpa efek samping kimia yang berat.

Rawat lambungmu, jaga kesehatan mu agar masalah lambung tidak menjadi hambatan dalam ibadah puasa. Simak penjelasan dibawah ini.

-
-
-
-
-
-

Madu Vitagerd Telah Diliput Media Kesehatan Nasional & Terbukti dengan ribuan testimoni, diantaranya :

-
-
-
-
-
-
-
Disclaimer: Hasil setiap orang berbeda-beda tegantung kondisi tubuh yang mempengaruhinya. Ikuti anjuran konsumsi, jaga pola hidup dan makan anda agar medapatkan hasil yang lebih maksimal.

Harga Promo Madu Vitagerd

-
Penawaran spesial hanya untuk anda. Coba dulu 1 botol dan rasakan khasiatnya! Saatnya anda yang buktikan, promo ini tidak datang 2 kali, khusus untuk anda & hanya hari ini saja!
-
-