Bayangkan lambung kamu adalah sebuah kolam berisi asam kuat (untuk menghancurkan makanan). Antara kerongkongan dan lambung, ada "pintu otomatis" berupa otot melingkar (katup).Normalnya, pintu ini cuma buka satu arah: Turun ke bawah. Setelah makanan masuk, dia langsung mengunci rapat supaya asam lambung tidak naik.Nah, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) terjadi ketika pintu otomatis ini letoy atau rusak. Akhirnya, cairan asam yang harusnya tetap di lambung malah "curi-curi jalan" naik lagi ke atas (kerongkongan).