Bebas Kulineran Tanpa Perlu Overthinking Lambung Kumat!

-
Nikmati Momen Takjil, Gorengan, dan Bukber dengan Nyaman di Bulan Ramadan.
"Dilema Pejuang GERD: Mau Ikut Bukber, Tapi Takut Efek Sampingnya?"
Kita semua tahu rasanya harus menahan diri saat melihat aneka takjil dan gorengan karena takut lambung langsung "protes".
  • Takut Gorengan: Ingin makan takjil tapi khawatir ulu hati langsung sesak.
  • Cemas Saat Bukber: Sulit menikmati momen kumpul karena sibuk memikirkan risiko lambung kambuh.
  • Membatasi Kuliner: Terpaksa melewatkan makanan kesukaan demi menjaga kondisi pencernaan.


"Momen Spesial Ramadan Terlalu Berharga untuk Dilewatkan Hanya Karena Masalah Lambung." Kunci agar tetap bisa menikmati kuliner adalah dengan memberikan perlindungan yang tepat dari dalam. Kamu tetap bisa menikmati momen asal pintar menjaga dan mempersiapkan kondisi lambungmu.
Penyebab Utama GERD di Bulan Puasa
Perubahan drastis pada jam biologis tubuh seringkali memicu reaksi berlebih pada lambung:
  • Perut Kosong Terlalu Lama: Saat berpuasa, lambung tidak terisi makanan selama lebih dari 12 jam, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan gas dan asam di dalam perut.
  • Kesalahan Saat Berbuka: Langsung menyantap makanan porsi besar, gorengan, atau makanan bersantan secara terburu-buru membuat lambung kaget dan bekerja ekstra keras.
  • Kebiasaan Tidur Setelah Sahur: Langsung berbaring setelah makan sahur memudahkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan karena gravitasi tidak membantu menjaga makanan tetap di bawah.
  • Pilihan Menu yang Salah: Mengonsumsi takjil yang terlalu manis atau berlemak tinggi saat perut masih kosong dapat memicu produksi asam lambung berlebih secara instan.

Gejala yang Sering Dirasakan

Jangan abaikan sinyal dari tubuh Anda. Jika Anda merasakan hal-hal berikut, itu adalah tanda lambung Anda perlu perlindungan ekstra:
  • Sensasi Heartburn: Rasa panas seperti terbakar di area dada yang sering muncul setelah berbuka atau saat sahur.
  • Mulut Terasa Pahit atau Asam: Adanya cairan lambung yang naik hingga ke pangkal tenggorokan (reflux).
  • Sesak Napas & Anxiety: Perasaan sesak atau tidak nyaman di dada yang seringkali memicu rasa cemas atau overthinking.
  • Mual dan Perut Begah: Rasa penuh dan tidak nyaman di perut bagian atas yang membuat nafsu makan hilang saat sahur.
-
Bagaimana cara merawatnya? Rawat lambung dari sekarang dengan rutin mengonsumsi Madu Vitagerd
-
-
-
-
-

Madu Vitagerd Telah Diliput Media Kesehatan Nasional & Terbukti dengan ribuan testimoni, diantaranya :

-
-
-
-
-
-
-
-
Disclaimer: Hasil setiap orang berbeda-beda tegantung kondisi tubuh yang mempengaruhinya. Ikuti anjuran konsumsi, jaga pola hidup dan makan anda agar medapatkan hasil yang lebih maksimal.

Harga Promo Madu Vitagerd

-
Penawaran spesial hanya untuk anda. Coba dulu 1 botol dan rasakan khasiatnya! Saatnya anda yang buktikan, promo ini tidak datang 2 kali, khusus untuk anda & hanya hari ini saja!
-
-